"Jadilah terang"
Aku selalu ingin mengatakan sesuatu.
Kau.... mungkin akan menyesal dan terduduk di naungan malam.
Memeluk tangan yang dingin dan meneteskan air mata.
Tapi bagaimanapun juga jangan lupa akan dirimu yang berharga.
Majulah ke depan dan jadilah terang.
Kadang.... Kamu harus belajar membuang kesedihan untuk bisa maju.
Belajar menggigit bibir dan menelan air mata terhadap dunia yang kejam, dan dari situ lah akan tiba fajar baru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar