Sabtu, 04 Juni 2011

"Aku Mirip Ayah"

Dulu, waktu aku masih kecil hingga SMA... Aku pernah minder dengan wajahku yang seperti ini... Sebenarnya aku tidak jelek... Memang tidak begitu cantik, tapi bisa dikatakan manis... Yang jadi masalah adalah karena aku mirip dengan ayahku... Dan entah mengapa aku tidak merasa senang... Aku ingin mirip ibu dibanding mirip dengan ayah... Mungkin karena aku tidak suka dengan keluarga ayah... Kadang ibu sering menyamakanku dengan mereka... Jujur saja aku sangat tidak suka! Aku sering berharap agar wajahku bisa berubah dan mirip ibu... Walau aku tau, tentu saja itu mustahil...

Tapi sekarang semua pikiran itu berubah... Tentu saja aku punya alasannya... Ayah meninggal saat aku masih di bangku SMA... Tak ada lagi sosok ayah disini... Ia harus pergi untuk selamanya setelah berjuang melawan penyakitnya yang memang sudah sangat parah... Penyakit jantung... Semakin hari aku semakin menyadari... Bahwa wajah ayah yang dulu setiap hari dapat ku pandang, sekarang tidak lagi... Aku rindu sosok ayah... Aku ingin melihat raut wajah ayah ketika ia marah, ia tersenyum, ia tertawa, bahkan saat ia terlelap...

Kata Ibu aku mirip sekali dengan ayah
Aku sadar, semua itu sudah tak akan mungkin terjadi... Aku hanya bisa memandangi wajahnya di foto... Dan ia tak akan bisa merubah raut wajahnya disana... Aku ingat dulu ibu sering berkata bahwa aku adalah ayah versi perempuan... Dulu aku memang tidak suka dengan ucapan ibu... Tapi sekarang tidak... Diantara kami bertiga, aku, abang, dan adikku, memang akulah yang sangat mirip dengan ayah... Aku tau ibu sangat merindukan ayah... Berkali-kali ibu bilang, wajahku mengingatkannya pada ayah... Ibu senang karena aku mirip dengan ayah... Baginya, aku adalah warisan yang membuatnya tak akan bisa melupakan ayah setiap melihat wajahku... Bahkan, ibu menggunakan fotoku sebagai wallpaper di HPnya... Dari rasa minder yang dulu ku rasakan, kini berubah menjadi rasa bangga... Meski wajahku tak bisa secantik ibu, tapi aku memiliki wajah yang bisa membuat ibu merasa lebih baik bila rindu pada ayah...

Thank you daddy :*

2 komentar: